• Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau
  • Senin, 26 Juni 2017
BERITA
Di Baubau, Menteri Susi Blusukan ke Pasar23 Maret 2017 14:00:00

Setelah membuat masyarakat Kadatua Buton Selatan terkagum-kagum dengan tingkah uniknya yang mendayung sendiri sampan menuju ke daratan Pulau Kadatua, pagi ini, Rabu (22/3/2017) Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali menyedot perhatian para nelayan, penjual dan pengunjung Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pasar Wameo kec. Batupoaro, kota Baubau.

Pasalnya, Ibu menteri berkunjung ke tempat tersebut hanya mengenakan baju yang amat sederhana dan sendal jepit. Sementara para pejabat dan ASN yang mendampinginya rata-rata mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) lengkap dengan sepatunya.

Penampilan Ibu Susi yang begitu bersahaja membuat para nelayan dan penjual ikan di Pasar Wameo benar-benar kagum.

“Saya heran lihat itu penampilannya ibu menteri. Sederhana skali. Ibu Menteri itu kelihatannya tidak canggung-canggung datang ke tempat ini bertemu dengan nelayan seperti kami ini” Ujar La Aiyti, salah seorang penjual ikan di Pasar Wameo.

Ibu Susi tiba di TPI wameo sekira pukul 08.30 WITA. Di tempat itu, menteri Susi menyempatkan diri bertatap muka dengan para nelayan, anggota koperasi nelayan dan para pelaku wirausaha di bidang perikanan se-kota Baubau.

Di hadapan para nelayan, anggota koperasi nelayan dan pelaku wirausaha di bidang perikanan, Ibu Susi mengaku sangat senang dapat bersilaturrahim dengan nelayan, masyarakat serta jajaran pemerintahan kota Baubau.

” kami sengaja turun langsung begini ke seluruh pelosok Indonesia untuk menyerap seluruh aspirasi masyarakat nelayan. kami ingin tahu. Apa yang dibutuhkan dan kendala yang dihadapi para nelayan. Termasuk ingin tahu info tentang aktivitas pengeboman ikan, pengrusakan terumbu karang, penghancuran biota lau yang ada di perairan Buton, Baubau, Buton Tengah, Buton Selatan, Wakatobi dan sekitarnya” ujar Ibu Susi

Selain itu, Susi Pudji Astuti juga ingin mendapatkan informasi tentang kehadiran kapal Asing di perairan kota Baubau dan sekitarnya yang menlakukan praktek illegal fishing.

“Kalau ada kapal asing yang melakukan illegal Fishing di perairan kota Baubau dan sekitarnya tolong sampaikan ke aparat kami atau aparat berwajib. Jika ada bukti-bukti yang mendukung maka kami tidak akan segan-segan membakar dan menenggalamkan kapal asing tersebut” tegas menteri Kelautan dan Periknanan ini.

Menteri Susi juga tak lupa menghimbau para nelayan dan pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan agar melengkapi semua dokumen administrasi setiap kali melakukan aktivitas di laut dan menjalankan usaha di bidang kelautan dan perikanan.

Namun Menteri Susi Pudjiastuti juga mewanti-wanti para pengambil kebijakan di daerah untuk tidak melakukan praktik pungutan liar atau pungli kepada para nelayan di perairan atau silayah pesisir.

“Kalau ada yang lakukan pungli, laporkan ke petugas terkait, tim Saber pungli atau kontak langsung ke kementerian kelautan dan perikanan” tegas Ibu Menteri.

Menteri Susi Pudjiatuti menghimbau  masyarakat nelayan dan pengusaha di bidang kelautan dan perikanan untuk senantiasa bekerjasama dengan para pemangku kepentingan atau stakeholders di daerah untuk bersama-sama mematuhi dan melaksanakan segala peraturan dan perundang-undangan dengan menjaga lingkungan perairan, keberadaan dan kelestarian biota laut yang dilindungi, pencegahan aktivitas ekspor biota laut dan perusakan terumbu karang.

Saat blusukan ke TPI Wameo kota Baubau, Meneteri susi Pudjiastuti didampingi oleh Wali Kota baubau, dr. A.S tamrin, Sekkotako Baubau, M.Djudul, Wakapolres Baubau, Pjs. Kadis Kelautan dan Perikanan, Drs. Sadidi, Camat Batu Poaro, Rahmat, S.Pd, dan Kepala TPI kota Baubau Muslimin Buhim. (sumber : ifin/merahnews

LINKS
Copyright 2010 - 2017 Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau
Top