Baubau Layak Jadi Kota Pendidikan

Selasa, 24 Januari 2012

Partisipasi Siswa diatas Rata-Rata Nasional.

BAUBAU-Pertumbuhan dan perkembangan Baubau khususnya sektor pendidikan dalam kurun waktu sembilan tahun terkahir selama kepemimpinan MZ Amirul Tamim patut diacung jempol. Partisipasi murid atau siswa mampu bersaing dengan daerah  lain diatas rata-rata nasional.

Adalah kepala  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau Drs. Sudjiton MM, mengatakan demikian saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Indikator baku pertumbuhan dan peningkatan pendidikan di Kota Baubau, KAta Sudjiton, partisipasi siswa untuk belajar, dari tingkat SD, SLTP dan SLTA menunjukan diatas rata-rata nasional.

Angka partisipasi kasar keikut sertaan siswa untuk tingkat SD mencapai 98 persen, SLTP 86-87 persen, dan SLTA 82 persen. walaupun  tidak menyebutkan angka rata-rata nasional, namun oersentase tersebut kata Sudjiton telah melampaui persentase rata-rata nasional.

Dari tahun ke tahun, penerimaan siswa disekolah-sekolah yang ada di kota baubau selalu membengkak dari hasil lulusan sekolah di tingkat bawah. Misalnya SLTP, penerimaan siswa tingkat SLTP ternyata lebih besar jumlahnya dari jumlah lulusan tingkat SD se-Kota Baubau,” terangnya.

Ditambahkan hasil evaluasi dinas teknis diketahui ternyata pembengkakan jumlah tersebut karena adanya siswa-siswa lulusan sekolah di luar Kota Baubau.
Melanjutkan pendidikan di Kota Baubau. Hal ini tidak hanya terjadi untuk tinkat SLTP dan SLTA tetapi juga perguruan tinggi yang ada di kota baubau.

Kondisi ini bukan suatu masalah tetapi merupakan wujud nyata dari kemajuan dan perkembangan daerah. Dimana Baubau telah dilirik oleh daerah-daerah sekitar untuk melanjutkan pendidikan. Untuk itu dengan persentase tersebut serta didukung dengan keberhasilan-keberhasilan lain dalam hal pendidikan. Baubau juga telah layak dikatakan sebagai kota pendidikan.