Lea-Lea Dipoles Menjadi Kota Satelit
Rabu, 25 Januari 2012
BAUBAU-Kecamatan Lea-lea merupakan daerah yang sangat potensial dalam strategi pengembangan dan pembangunan Kota Baubau. Tidak heran, dalam hal keseimbangan dan pemerataan pembangunan, kecamatan tersebut menjadi target untuk dibangun menjadi salah satu pusat pemukiman dan kegiatan masyarakat dengan istilah lain “Kota Satelit”. Hal ini diungkapkan, Kepala Bappeda Kota Baubau, Sudjiton, di ruang kerjanya, Jumat lalu (20/1).
Sudjiton mengatakan, dilihat dari kondisi lingkungan maupun masyarakatnya, Kecamatan Lea-lea sangat mendukung untuk keseimbangan dan pemerataan pembangunan serta aktifitas industri bagi masyarakat kota Baubau.
Untuk mendukung strategi pemerataan pembangunan tersaebut, saat ini mulai dibangun sarana olahraga (stadion), pembukaan jalan baru serta pengaspalan jalan untuk mendukung transportasi darat dan mobilisasi manusia. Dengan pembukaan jalan baru itu juga ikut berdampak ekonomi bagi masyarakat yakni yang tadinya lahan atau kintal masuk kategori non kelas bisa masuk kelas satu dengan nilai jual yang tinggi,”ujarnya.
Fenomena yang terjai ketika ada pembukaan dan pengaspalan jalan, tiba-tiba masyarakat ngotot dan tidak mau jalannya diaspal. Padahal jika dipahami, hal itu sudah sangat menguntungkan bagi pemilih lahan yang berada tetap dipinggir jalan,” tambahnya.
Dikatakan, ia menambahkan pemukiman masyarakat di Kota Baubau sudah terlalu padat. Sehingga untuk membuka peluang baru untuk keseimbangan ruang dan pemerataan pembangunan, selain kecamatan Betoambari, Kecamatan Lea-lea adalah sasaran pembangunan daerah satelit.(sumber, Radar Buton)




