• Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau
  • Senin, 26 Juni 2017
BERITA
Walikota AS.Tamrin : Tak Perlu Saling Menghujat04 April 2017 12:00:00

MENYADARI jika nuansa Pilwali Baubau 2018 mulai menghangat di Kota Baubau dan kemungkinan-kemungkinan timbulnya perbedaan pendapat yang mengakibatkan munculnya hujat menghujat opini di kalangan masyarakat, dan kritik-kritik tajam yang diarahkan kepadanya secara pribadi, termasuk mempersoalkan hujatan paket-walikota dan wakil walikota. AS Tamrin menyikapinya secara bijak.

“Tak perlu saling menghujat, mari saling menghormati dan tenggang rasa. Jika ada kritik yang diarahkan kepada saya juga tidak masalah sepanjang itu konstruktif, dan bermaslahat untuk Kota Baubau yang kita cintai ini,” tandas walikota AS.Tamrin sebelum keberangkatannya ke Bone menghadiri undangan napak tilas Arupalakka (3/4), yang diteruskan melalui release Kadis Kominfo Kota Baubau, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom, M.Si.

Bagi AS.Tamrin, posisinya sebagai walikota disadarinya sebagai centrum opini bagi masyarakatnya, sehingga apapun keluhan publik baik yang dikonstruksi maupun tidak, tentu hal sewajarnya terjadi, kendati ia berharap SKPD-SKPD teknis bisa meresponnya secara langsung.

“Saya bukan tipe orang yang berkepemimpinan lepas tangan, saya mengikuti dinamika dan perkembangan opini di kota ini, termasuk menyerap segala aspirasi yang berkembang di publik, selanjutnya tetap saya minta agar SKPD bekerja secara profesional, responsif, tanpa perlu menyalahkan siapapun,” tegas doktor lulusan IPDN ini.

Baginya, keluhan publik termasuk opini negatif yang diarahkan kepada kepemimpinannya, semata didasari karena ketidakseragaman berpikir di publik dalam memandang pergerakan pembangunan di kota ini. “Saya memang cenderung tak terlalu mendesain diri mempublikasikan apa saja yang sudah dikerjakan, saya hanya berharap masyarakat bisa menikmatinya, memelihara dan menjaganya, itu  yang lebih penting,” imbuhnya.

Berkaitan dengan opini kritik yang memaketkan dirinya dengan ibu wakil walikota Hj. Wa Ode Maasra Manarfa, bagi AS Tamrin melalui Idrus  Taufiq Saidi, adalah hal yang tak perlu dibesar-besarkan.

“Jangan benturkan saya dengan ibu wakil walikota, hubungan kami sangat harmonis, saya amat menghormati beliau, dan tetap berkomitmen menyelesaikan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan masyarakat Baubau. Jika ada dinamika politik itu hal yang wajar, harus kita homati dengan utuh. Intinya, hentikanlah opini saling menghujat apalagi di media sosial, jangan sampai publik luas menilai kita dalam perspektif negatif jika kita sesama Buton gampang saling menghujat, leluhur begitu agung memeberikan pesan-pesannya agar kita bisa saling menyayangi, saling menghormati, saling menghormati, dan tentu tidak saling menyakiti. Ini yang saya maksudkan di Po-lima itu,” imbuhnya.

LINKS
Copyright 2010 - 2017 Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau
Top